KASUS CYBERCRIME DI INDONESIA
Contoh
Kasus Cybercrime di Indonesia
Kasus
1
Kasus
Cyber Sabotage and Exortion
Penyebaran
virus dengan sengaja, ini adalah salah satu jenis kasus cyber crime yang
terjadi pada bulan Juli 2009, Twitter (salah satu jejaring social yang
sedang naik pamor di masyakarat belakangan ini) kembali menjadi media infeksi
modifikasi New Koobface, worm yang mampu membajak akun Twitter
dan menular melalui postingannya, dan menjangkiti semua follower.
Semua kasus ini hanya sebagian dari sekian banyak kasus penyebaran malware di
seantero jejaring sosial. Twitter tak kalah jadi target, pada Agustus 2009
diserang oleh penjahat cyber yang mengiklankan video erotis. Ketika
pengguna mengkliknya, maka otomatis mengunduh Trojan-Downloader.Win32.Banload.sco.
Modus serangannya adalah selain menginfeksi
virus, akun yang bersangkutan bahkan si pemiliknya terkena imbas. Karena si
pelaku mampu mencuri nama dan password pengguna, lalu menyebarkan pesan palsu
yang mampu merugikan orang lain, seperti permintaan transfer uang . Untuk
penyelesaian kasus ini, Tim keamanan dari Twitter sudah membuang infeksi
tersebut. Tapi perihal hukuman yang diberikan kepada penyebar virusnya belum
ada kepastian hukum.
Kasus
2
Kasus
Ilegal Content :
Contoh Kasus Belakangan
ini marak sekali terjadi pemalsuan gambar yang dilakukan oleh oknum - oknum
yang tidak bertanggung jawab dengan cara mengubah gambar seseorang (biasanya
artis atau public figure lainnya) dengan gambar yang tidak senonoh
menggunakan aplikasi komputer seperti photoshop. Kemudian gambar ini
dipublikasikan lewat internet dan ditambahkan sedikit berita palsu berkenaan
dengan gambar tersebut. Hal ini sangat merugikan pihak yang menjadi korban
karena dapat merusak image seseorang. Dan dari banyak kasus yang terjadi, para
pelaku kejahatan ini susah dilacak sehingga proses hukum tidak dapat berjalan
dengan baik.
